Milia
adalah sejenis jerawat yang tidak terlalu berbahaya dan biasanya disebut
dengan jetawat bayi dikarenakan sering mucul pada bayi yang baru lahir. Walaupun
bisa hilang dengan sendirinya, namun dalam beberapa kasus, jerawat milia akan
menganggu kenyamaan. Tak hanya bayi, jeawat milia juga bisa muncul pada
anak-anak dan orang dewasa.
Berikut beberapa penyebab jerawat milia :
1. Sinar Matahari
Milia biasanya akan muncul pada bagian tertentu wajah, saah satunya
adalah bagian hidung. Hal tersebut bisa diakibatkan karena terlalu lama
terpapar dengan sinar matahari sehingga akan membuat kerusakan pada kulit dan
menyebabkan iritasi pada kulit.
2. Pemakain Krim yang Berat
Pemakaian krim biasanya sering digunakan oleh wanita. Jika bahan dari
krim tersebut tidak cocok untuk wajah atau kandungannya terlalu berat, hal
tersebut bisa mengakibatkan munculnya jerawat milia pada area mata. Jika hal
tersebut semakin parah, sebaiknya kamu membawanya ke dokter speasialis kulit
untuk mengetahui kandungan apa yang tidak bagus untuk kulitmu.
3. Peradangan
Jenis milia e plaque ini biasanya diakibatkan oleh peradangan yang
ditandai dengan munculnya plak yang menonjol pada kulit. Milia jenis ini
biasanya muncul pada berbagai area wajah yaitu kelopak mata, rahang, belakang
telinga, dan pipi. Pada perempuan paruh baya, jenis milia ini sering ditemukan.
4. Luka Bakar
Jenis secondary milia biasanya disebabkan karena kerusakan pada
lapisan kulit yang disebabkan karena luka bakar. Hal tersebut terjadi
dikarenakan gangguan pada kalenjar pilosebasea selama pemulihan luka bakar.
5. Bayi yang Baru Lahir
Umumnya bayi lahir masih sensitif dengan berbagai hal dari lingkungan.
Salah satu jenis bercak yang biasanya muncul pada bayi yang baru lahir adalah
neonatal milia. Biasanya jerawat ini muncul pada beberapa bagian tubuh,, di antaranya
adalah bagian hidung, kulit kepal,a dan pipi. Walaupun tergolong normal, namun
jika hal ini membuat bayi menjadi lebih rewel, ibu bisa membawanya ke dokter
anak atau dokter kulit untuk penanganan lebih lanjut.
Setelah mengetahui
berbagai penyebab jerawat milia sendiri, berikut
cara untuk mengobati jerawat milia :
-
Dokter spesialis
kulit
Walaupun jerawat
ini dipastikan akan hilang sendiri, namun rasanya kenyamanan dan kepercayaan
diri akan menurun. Beberapa hal yang bisa kamu lakukan untuk menghilangkan
jerawat milia adalah dengan melakukan peeling, krioterapi, dan juga mengikis
lakisan kulit teratas (dermabrasi). Pada saat melakukan peeling, kamu bisa
menggunakan produk dengan kandungan AHA dan BHA untuk eksfoliasi yang cukup
ringan.
Pada keadaan milia
en plaque, kamu bisa menggunakan isotretinoin dengan mengoleskannya pada bagian
yang terkena jerawat dan meminum antibiotiknya agar cepat sembuh.
-
Krim
Munculnya milia
pada daerah di sekitar mata, bisa kamu atasi dengan menggunakan krim mata
dengan kandungan dan tekstur yang ringan. Dianjurkan untuk tidak mengoleskan
krim mata di area mata secara pekat karena bisa mengakibatkan terperangkapnya
sel kulit mati pada area di bawah mata.
-
Retinol
Kulit juga butuh regenerasi agar bisa mencegah
dari berbagai hal yang merusak atau membuat wajah menjadi tidak halus seperti
kasus milia. Untuk menghilangkan sel kulit mati, kamu bisa menggunakan produk
dengan kandungan retinol yang tentunya akan memperbaiki kulitmu. Untuk
mendapatkan info selengkapnya mengenai cara mengatasi milia bisa cek di https://review.bukalapak.com/beauty/ini-bedanya-jerawat-batu-dan-milia-serta-cara-efektif-mengatasinya-4029
So, bagi kamu
jangan terlalu menyepelakan masalah kulit dan tetap jaga kulit dengan cara
menggunakan sunblock atau pelembap
ketika keluar rumah.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar