Senin, 17 Desember 2018

5 Penyebab Jerawat Milia yang Harus Kamu Waspadai



Milia adalah sejenis jerawat yang tidak terlalu berbahaya dan biasanya disebut dengan jetawat bayi dikarenakan sering mucul pada bayi yang baru lahir. Walaupun bisa hilang dengan sendirinya, namun dalam beberapa kasus, jerawat milia akan menganggu kenyamaan. Tak hanya bayi, jeawat milia juga bisa muncul pada anak-anak dan orang dewasa.
Berikut beberapa penyebab jerawat milia :

1.     Sinar Matahari
Milia biasanya akan muncul pada bagian tertentu wajah, saah satunya adalah bagian hidung. Hal tersebut bisa diakibatkan karena terlalu lama terpapar dengan sinar matahari sehingga akan membuat kerusakan pada kulit dan menyebabkan iritasi pada kulit.

2.     Pemakain Krim yang Berat
Pemakaian krim biasanya sering digunakan oleh wanita. Jika bahan dari krim tersebut tidak cocok untuk wajah atau kandungannya terlalu berat, hal tersebut bisa mengakibatkan munculnya jerawat milia pada area mata. Jika hal tersebut semakin parah, sebaiknya kamu membawanya ke dokter speasialis kulit untuk mengetahui kandungan apa yang tidak bagus untuk kulitmu.

3.     Peradangan
Jenis milia e plaque ini biasanya diakibatkan oleh peradangan yang ditandai dengan munculnya plak yang menonjol pada kulit. Milia jenis ini biasanya muncul pada berbagai area wajah yaitu kelopak mata, rahang, belakang telinga, dan pipi. Pada perempuan paruh baya, jenis milia ini sering ditemukan.

4.     Luka Bakar
Jenis secondary milia biasanya disebabkan karena kerusakan pada lapisan kulit yang disebabkan karena luka bakar. Hal tersebut terjadi dikarenakan gangguan pada kalenjar pilosebasea selama pemulihan luka bakar.

5.     Bayi yang Baru Lahir

Umumnya bayi lahir masih sensitif dengan berbagai hal dari lingkungan. Salah satu jenis bercak yang biasanya muncul pada bayi yang baru lahir adalah neonatal milia. Biasanya jerawat ini muncul pada beberapa bagian tubuh,, di antaranya adalah bagian hidung, kulit kepal,a dan pipi. Walaupun tergolong normal, namun jika hal ini membuat bayi menjadi lebih rewel, ibu bisa membawanya ke dokter anak atau dokter kulit untuk penanganan lebih lanjut.

Setelah mengetahui berbagai penyebab jerawat milia sendiri, berikut cara untuk mengobati jerawat milia :
-          Dokter spesialis kulit
Walaupun jerawat ini dipastikan akan hilang sendiri, namun rasanya kenyamanan dan kepercayaan diri akan menurun. Beberapa hal yang bisa kamu lakukan untuk menghilangkan jerawat milia adalah dengan melakukan peeling, krioterapi, dan juga mengikis lakisan kulit teratas (dermabrasi). Pada saat melakukan peeling, kamu bisa menggunakan produk dengan kandungan AHA dan BHA untuk eksfoliasi yang cukup ringan.
Pada keadaan milia en plaque, kamu bisa menggunakan isotretinoin dengan mengoleskannya pada bagian yang terkena jerawat dan meminum antibiotiknya agar cepat sembuh.

-          Krim
Munculnya milia pada daerah di sekitar mata, bisa kamu atasi dengan menggunakan krim mata dengan kandungan dan tekstur yang ringan. Dianjurkan untuk tidak mengoleskan krim mata di area mata secara pekat karena bisa mengakibatkan terperangkapnya sel kulit mati pada area di bawah mata.

-          Retinol
Kulit juga butuh regenerasi agar bisa mencegah dari berbagai hal yang merusak atau membuat wajah menjadi tidak halus seperti kasus milia. Untuk menghilangkan sel kulit mati, kamu bisa menggunakan produk dengan kandungan retinol yang tentunya akan memperbaiki kulitmu. Untuk mendapatkan info selengkapnya mengenai cara mengatasi milia bisa cek di https://review.bukalapak.com/beauty/ini-bedanya-jerawat-batu-dan-milia-serta-cara-efektif-mengatasinya-4029

So, bagi kamu jangan terlalu menyepelakan masalah kulit dan tetap jaga kulit dengan cara menggunakan sunblock atau pelembap ketika keluar rumah.










Tidak ada komentar:

Posting Komentar